kalbarIni bukan lokakarya! Ini bukan Pelatihan! Ini bukan seminar! Tapi ini kaderisasi!” demikian pekik lantang penuh semangat dari Trisna Ansarli, Koordinator Pelaksana Yayasan Albrecht Karim Arbie (YAKA) dalam acara pembukaan Kaderisasi Kolega Sosial-Ekonomi Indonesia  (K3SI) untuk angkatan I di Kalimantan Barat. Acara yang digelar di Hotel Randayan, Pontianak dari tanggal 14-22 Mei ini berjalan begitu penuh semangat. Ditunjukkan dengan adanya antusiasme 28 peserta yang tidak pernah surut dari hari ke hari hingga acara selesai.

Dalam acara kaderisasi ini terdiri dari banyak sesi yang padat setiap harinya, dimulai setiap jam 09.00 hingga selesai  jam 21.30 yang selalu diakhiri dengan review dari kegiatan sepanjang harinya.  Setiap-sesi yang ada juga bukan merupakan perkuliahan yang bersifat klasikal namun merupakan ruang belajar bersama yang bersifat egaliter dan setara. Setiap sesi adalah proses analisa dan refleksi melalui berbagai permainan, diskusi interaktif, studi lapangan, studi kasus, hingga menonton film yang dipandu oleh orang-orang yang penuh pengalaman dalam membangun gerakan koperasi dan organisasi sosial-ekonomi lainya seperti ; Bruce Thordarson, mantan Direktur Jenderal International Co-operative Alliance (ICA), Robby Tulus yang juga selain mantan Direktur Regional ICA untuk Asia Pasifik juga pendiri dan pioner Credit Union di Indonesia bersama dua eksponen penting lainya seperti Trisna Ansarli dan juga Daisy Taniredja.

Dalam satu sesi perumusan Visi, AKSES Kalbar juga telah berhasil menentapkan satu visi bersama dan program strategis untuk membangun CU-Mart   (Consumer  Union)   yang   juga    telah diprogramkan sebagai proyek percobaan yang rencananya akan direalisasikan segera program pelatihan, magang dengan target pendirian 3 (tiga) unit primer koperasi di Kalbar hingga akhir tahun 2012 ini. Dalam sesi ini juga telah dipilih seorang Koordinator AKSES Kalbar yaitu Norberta Yati Lantok yang juga kiprahnya tak diragukan lagi selain menjadi  koordinator pemberdayaan wanita Kalbar juga Ketua Pengurus Credit Union Pancurkasih, Kalbar.

Acara kaderisasi ini semakin terlihat persatuan dan keakrabanya bukan saja karena lamanya waktu yang hingga depalan hari di kota nan indah Pontianak yang penuh makanan enak, tapi setiap orang juga saling memanggil dengan sapaan Bujang untuk laki-laki dan Dare untuk panggilan perempuan. Ada satu lagi yang sempat membuat sedikit heboh,  saking semangatnya peserta dalam satu sesi peluapan emosi yang mengharuskan memukul sesuatu, palu pemukulnya sempat lepas dan hampir mengenai Bujang Bruce Thordarson, tapi dengan sigap ditangkap bak bola bisbol oleh bujang Bruce. Hup!  [SRT]