CIMG5547(1)Pagi itu, pada tanggal 2-5 Juli 2014 lalu, di KUBU Gunung Center, gedung baru yang indah milik Credit Union Kubu Gunung, Bali terlihat sedikit sibuk. Pasalnya, di gedung ini telah diselenggarakan kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS)  Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) sekaligus Rapat Anggota Tahunan Nasional (RATNAS) Induk Koperasi Konsumsi Indonesia (IKKI) yang pertama.  Peserta yang hadir sebanyak 42 orang yang berdatangan dari mewakili dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

AKSES dan IKKI ini merupakan dua organisasi yang dideklarasikan di Hotel Trans, Bandung, Jawa Barat tanggal 20-21 Mei 2013 lalu yang diselenggarakan setelah acara RATNAS INKOPDIT.

Kenapa pasal dua kegiatan nasional dari dua organisasi ini dijadikan satu? Ternyata AKSES yang merupakan jalinan jaringan kader sosial-ekonomi ini punya hubungan yang erat. Bahkan dengan INKOPDIT. Ibarat bayi, AKSES dan IKKI itu adalah saudara kembar, bahkan dengan INKOPDIT itu bisa dibilang adalah saudara tuanya.

Awalnya adalah Robby Tulus, pendiri/Penasehat Credit Union dan penasehat Yayasan Albrech Karim Arbie (YAKA) inilah penggagasnya. Melalui YAKA, Robby Tulus beserta ekponen YAKA seperti Daisy Taniredja, Trisna Ansarli, Anton Tulus serta Suroto selenggarakan kegiatan kaderisasi kepemimpinan yang disebut Kaderisasi Kepemimpinan Kolega Sosial-Ekonomi Indonesia (K3SI).

Program K3SI yang diselenggarakan di berbagai daerah seperti Jawa, Bali, Kalimantan, NTT, Maluku, Lampung dan lain sebagainya pada akhirnya lahirkan para kader-kader handal yang kemudian bergabung dalam organisasi yang bernama AKSES. Para kader-kader ini pula lah yang kemudian menjadi pioner-pioner pendirian gerakan Consumer Union/Koperasi Konsumsi yang kemudian telah lahirkan IKKI. Dikarenakan para kader dan pelakunya adalah sebagian besar terdiri dari aktivis Credit Union maka seringlah gerakan baru ini disebut sebagai Gerakan Koperasi Konsumsi Indonesia atau GKKI-2.

Menyadari betapa pentingnya konsolidasi, maka kegiatan RAKERNAS dan RATNAS kali pertama ini mengambil thema “bangun konsolidasi, perkuat jaringan organisasi”.

Kegiatan yang digelar selama 3 hari intensif itu diawali dengan sambutan dari Ketua Umum AKSES Suroto, Ketua Inkopdit, Romanus Woga yang juga salah satu penasehat AKSES serta Trisna Ansarli.

Kegiatan diawali dengan Open Forum yang menghadirkan para pebisnis dan juga aktivis koperasi konsumsi. Para nara sumber tersebut adalah pendiri AKSES dan IKKI Robby Tulus yang datang dari Canada, Buyung Mulyono yang berbicara tentang bisnis multipihak, serta Darsono, manajer Koperasi Konsumsi Kopkun.  Sebelum masuk pada acara inti diawali dengan kegiatan workshop yang menampilkan narasumber studi kasus pengembangan Koperasi Konsumsi dari Consumer Union “Merion”, Ibu Norberta Yati, Consumer Union K52 , Bapak Yohanes RJ, serta Bapak Grabriel dari Consumer union “CUNION Bali”.

AKSES dan pionerisasi Yayasan Albrecht Karim Arbie (YAKA) hingga kini telah lahirkan sebanyak 316 orang kader yang tergabung dalam 10 kepengurusan daerah. Sebagai bentuk aktivitas aksi gerakan bersama kader, juga telah dibangun 7 primer koperasi konsumsi (Consumer Union) dan 3 Panitia Prakarsa pendirian yang tergabung dalam organisasi IKKI.

Beberapa kesimpulan yang dihasilkan dalam kegiatan RAKERNAS dan RAT adalah ; diperlukanya perkuatan jaringan kerja AKSES dan IKKI. Sedang kegiatan ditutup dengan kegiatan kunjungan ke sentra industri pertanian dan praktek pembuatan krupuk dan gulai babi (Srt).